Sabtu, 29 Oktober 2011

Inilah Lambang Persahabatan Indonesia-Iran

1300981784744816701

diwujudkan dengan penerbitan prangko bersama, 2009

Mesjid Al Markaz, Makassar

Sebagai mesjid terbesar di kawasan Asia Tenggara, Al Markaz Al Islami merupakan mesjid kebanggan penduduk Makassar. Keindahan arsitekturnya dipengaruhi oleh Masjidil Haram di Mekkah dan Mesjid Nabawi di Medinah. Perancang Mesjid ini, Ir. Achmad Nu’man, juga menambahkan elemen arsitektur dari mesjid di Gowa dan rumah tradisional Bugis Makassar. Diprakarsai oleh Jendral M. Yusuf, pembangunan mesjid ini dimulai pada tanggal 8 Mei 1994 dan rampung pada 12 Januari 1996. Berlokasi di jalan Mesjid Raya kota Makassar, bangunan tiga lantai ini terlihat anggun dengan nuansa warna hijau. Selain fungsi utamanya sebagai pusat pendidikan agama Islam, Al Markaz menjadi salah satu pusat pendidikan dan pengembangan agama Islam di bagian timur Indonesia.

1300983227215579028

mesji Al Markaz Makassar, from Google

Kubah Soltanieh

Kubah Soltanieh atau makam Oljeitu ( Sultan Mohammad Khodabandeh ) merupakan karya arsitektur luar biasa Islam dan Persia yang dibangun antara tahun 1302 hingga 1312 sebelum Masehi. Kubah ini terletak di dekat provinsi Zanjan, Iran bagian barat. Kubah Soltanieh merupakan bangunan kuno tertinggi di dunia pada zamannya, dan saat ini berada pada urutan ketiga setelah Gereja Saint Marry di Italia dan Masjid Aya Sofia di Turki. Bangunan dengan tinggi 54 meter dengan alas berbentuk segi delapan ini terbagi atas tiga bagian, yaitu makam, ruangan kubah dan kolong makam. Ruangan kubah dihiasi dengan prasasti Islam dan muqarnas ( seni tradisional bangsa Persia ). Jasad sang raja dikebumikan di kolong makam yang senantiasa dijaga dua orang pengawal setiap saat. Bangunan bersejarah karya Mason Ali Shah Tabrizi ini tercatat dalam daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2006.

1300984388205501474

Kubah Soltanieh, Iran

0 komentar:

Poskan Komentar